Penyimpanan Produk Saus Sambal di Gudang Pabrik

oleh : Dewa Aria, 17 Oktober 2020
 Halo Sobat KECE, 
Produk/ Finish Good (FG) memerlukan sebuah tempat penyimpanan. Barang jadi disimpan dalam sebuah gudang yang bersih. 
Tempat penyimpanan produk akhir  harus memenuhi standar kebersihan. 
Beberapa langkah inspaksi kebersihan di ruang penyimpanan bahan baku meliputi kondisi gudang, suhu dan kelembaban udara.
Serta juga diperlukan peran pest control untuk menghalau hama yang dapat merusak bahan baku. 
Produk akhir diletakkan di atas pallet plastik dengan tujuan menghindari kelembaban lantai gudang yang dapat merusak produk. 
Secara umum ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam penyimpanan produk di dalam gudang
1. Pengendalian suhu dan kelembaban
Setiap produk makanan membutuhkan perlakuan yang berbeda-beda, terlebih saat disimpan dalam gudang. Setiap bahan makanan harus disimpan di gudang dengan tingkat suhu dan kelembaban yang berbeda
Pengontrol bahan makanan dan petugas harus memerikas alat pengukur suhu secara ruitn untuk memastikan suhu terjaga dengan baik.
Saus sambal merupakan jenis bahan dry food sehingga memerlukan sistem dry storage
Biasanya suhu pada Dry storage dipertahankan antara 18°C-38°C (50°F-70°F). Hal ini bertujuan agar gudang terhindar dari serangan hama dan serangga
2. Penempatan dan pengaturan jenis produk
Setiap produk saus yang disimpan harus diletakkan terpisah berdasarkan jenisnya, dalam tempat masing-masing. Ini bertujuan untuk menghindari kontaminasi dan juga kerusakan produk
Simpan produk dengan teratur agar terjadi sirkulasi udara yang baik dan juga tata letak produk yang tersimpan sedemikian rupa agar suhu dan kelembaban dapat terjaga.
Syarat penyimpanan produk kering :
– Suhu ruangan cukup sejuk, udara juga kering dengan sirkulasi udara yang baik
– Ruangan harus bersih, kering serta lantai dan dinding tidak lembab
– Beri jarak pada rak-rak minimal 15 cm dari dinding lantai dan 60 cm dari langit-langit.
– Pakai rak yang mudah dibersihkan dan dipindah-pindah.
– Gunakan sistem FIFO (First in First Out) untuk mengatur penempatan dan pengambilan barang yang berarti makanan yang masuk pertama harus dikeluarkan terlebih dahulu.
3. Lokasi Penyimpanan Produk
Lokasi gudang harus strategis, sehingga mudah untuk dilakukan pemindahan dari bagian produksi ke bagian penyimpanan.
Jika letak gudang terlalu jauh, maka akan berpengaruh pada proses pemindahan produk baik dari bagian produksi maupun proses pengeluaran produk untuk didistribusikan
4. Pencatatan Keluar Masuk
Produk yang ada pada tempat penyimpanan harus dicatat baik saat datang maupun saat dikeluarkan. Dilakukan secara teratur berdasarkan dokumen
Selain itu, setiap barang yang keluar dari gudang harus disertai dengan surat permintaan dan tanda tangan petugas yang berwenang.
 Untuk informasi – informasi lain seputar produksi saus sambal yang baik akan disampaikan lain waktu, silakan untuk menghubungi kami untuk pertanyaan lebih lanjut 
 So, stay tune terus di sini Sobat KECE 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *