Bahan Baku Produksi Saus Sambal

Oleh; Roy Anggoro, 2 Oktober 2020 
Halo Sobat KECE, 
 Tentunya Sobat KECE sudah tidak asing lagi dengan produk bernama saus sambal 
 “Cocolan” yang biasa dikonsumsi berbagai kalangan sambil menikmati snack, ayam goreng, atau cemilan lain bahkan pelengkap hidangan makan sehari-hari 
 Biasanya juga saus sambal digemari para pecinta kuliner bakso ataupun mie, untuk campuran kuah di menu kesukaan masing-masing 
 Tujuan dari pembuatan saus sambal adalah untuk mempermudah konsumen menikmati sensasi pedas sambal dengan praktis 
 Dalam proses pembuatan saus sambal yang baik, pemilihan bahan baku menjadi salah satu kunci yang sangat menentukan produk akhir 
 Hal ini penting menjadi perhatian karena kualitas bahan baku yang dipakan dalam pembuatan saus akan berpengaruh kepada cita rasa produk dan penerimaan konsumen 
 Bahan baku dalam produksi saus sambal, biasanya dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu; 
1. Bahan Baku Utama
Bahan baku utama produksi saus sambal adalah cabe, yang merupakan salah satu komoditas pertanian 
Cabe terdiri dari bermacam-macam varietas komoditi yang umum dibudidayakan dan dijualbelikan di masyarakat 
Secara umum di Indonesia, golongan cabe yang biasa digunakan dalam produksi saus sambal antara lain; cabe rawit, cabe keriting, dan cabe besar 
 Pemakaian jenis cabe disesuaikan dengan kebutuhan produsen untuk ciri khas produk saus sambal masing-masing 
2. Bahan Penolong
Bahan penolong adalah bahan-bahan pendukung maupun tambahan yang dipakai dalam pembuatan saus sambal 
Jenis bahan penolong yang biasanya dipakai adalah bahan pengisi berupa ekstrak pati dan bumbu-bumbu penambah cita rasa saus sambal 
Umumnya penggunaan bahan penolong disesuaikan dengan resep masing-masing produsen untuk mendapatkan cita rasa masing-masing 
3. Bahan Kemasan
Kemasan yang dipakai produsen saus sambal, umumnya berupa botol plastik PET, pillow bag, aluminiumfoil bag, maupun botol kaca dengan volume isi tertentu 
Sebagai pemanis kemasan biasanya terdapat label pada sisi masing-masing yang berisi tentang informasi merk, berat atau volume isi, komposisi bahan dan sertifikasi lainnya 
Supaya memudahkan “handling” selama penyimpanan dan distribusi, biasanya kemasan-kemasan tadi dikemas kembali menggunakan kardus karton maupun krat kayu 
 Dalam penerapan pemakaian masing-masing bahan tersebut, perlu diperhatikan masing-masing parameter untuk menjaga umur simpan, kelayakan konsumsi, dan keamanan produk 
 Untuk informasi – informasi lain seputar produksi saus sambal yang baik akan disampaikan lain waktu, silakan untuk menghubungi kami untuk pertanyaan lebih lanjut 
 So, stay tune terus di sini Sobat KECE 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *