Pemilihan Bahan Baku Cabai

Pemilihan Bahan Baku Cabai

Bagikan ke

Pemilihan bahan baku cabe, adalah penting, untuk mendapatkan produk yang baik, sesuai yang diharapkan, baik dari texture, warna, tingkat kepedasan, dan harga.

Ada 2 spesifikasi untuk pemilihan bahan baku cabai :
A. Jenis Cabai 
1. Cabai Rawit  
Jenis cabe rawit yang biasa dijumpai adalah cabe rawit putih, cabe rawit hijau, dan cabe rawit merah. 
Perbedaan pada warna dari jenis cabe rawit ini dipengaruhi oleh umur panen dari varietas cabe tersebut. 

2. Cabai Keriting 
Jenis cabai keriting yang biasa dijumpai adalah cabe keriting hijau, dan cabe keriting merah .
Perbedaan pada warna dari jenis cabai keriting ini dipengaruhi oleh umur panen dari varietas cabai tersebut. 
 

3. Cabai besar 
Cabai jenis ini dikenal juga dengan sebutan cabe teropong karena bentuknya yang relatif besar. Ragam cabai besar yang biasa dijumpai adalah cabe besar hijau, dan cabe besar merah.  Cabai besar mempunya bentuk yang besar khas cabe, dengan lapisan kulit yang lebih tebal dibandingkan dengan cabai rawit dan keriting.

Semua jenis cabai tersebut, memiliki karakter dan dampak pada produk akhir saus maupun sambal yang akan didapatkan. Pemakaian cabai tersebut biasanya disesuaikan dengan kebutuhan akan produksi bagi masing-masing produsen.

B. Kualitas Cabai

Ciri-ciri cabai yang masih baik dan layak dikonsumsi adalah sebagai berikut;
1. Tekstur cabai utuh, tidak ada rongga bekas gigitan hama ataupun patah. 
2. Kulit cabai tidak lembek, biasanya akibat serangan hama maupun terfermentasi selama penyimpanan. 
3. Aroma khas cabai, tidak beraroma asam akibat fermentasi atau pembusukan. 
4. Warna cabai tidak menjadi lebih gelap. 
5. Buah cabai tidak layu dan tidak mengeluarkan air.

Para produsen melakukan kerja sama dengan pihak pemasok untuk dilakukan seleksi sortir terlebih dahulu, untuk mendaptakan cabai sesuai kualitas yang diharapkan.  Pembelian dalam jumlah yang besar akan mepertinggi resiko untuk mendapatkan cabai dengan kualitas yang kurang baik.

Penyimpanan bahan baku juga merupakan faktor penting dan harus diperhatikan supaya kesegeran cabai bisa terjaga dan tidak cepat busuk.

Berdasarkan beberapa poin di atas, maka para produsen sangat disarankan untuk lebih berhati-hati dalam menentukan kualitas cabe yang akan dipakai dalam produksi dan cara penyimpanannya sebelum dipakai dalam produksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *